Digoyang Terorisme, Pariwisata ASEAN Tumbuh 5-7% per Tahun

Digoyang Terorisme, Pariwisata ASEAN Tumbuh 5-7% per Tahun

- detikNews
Kamis, 20 Sep 2007 21:34 WIB
Kuta - Pariwisata ASEAN mengalami pertumbuhan sebesar 5-7 persen per tahun meskipun sedang mengalami ancaman terorisme, bencana alam, dan penyakit seperti SARS dan flu burung.Demikian disampaikan Sekjen ASEAN Ong Keng Yong dalam jumpa pres pada acara Forum Investasi Pariwisata ASEAN ke-2 di Hotel Ramada Bintang Bali, Jl Kartika Plaza, Kuta, Kamis (20/09/2007).Pada tahun 2005, ASEAN menerima kunjungan wisatawan lebi dari 50 juta kunjungan. Pertumbuhan kunjungan wisatawan ini meningkat 4,4 persen dibandingkan tahun 2004. Kunjungan wisatawan tahun berikutnya tumbuh 5-7 persen, yaitu tahun 2006 sebanyak 54 juta kunjungan. Tahun 2007, jumlah kunjungan wisatawan diperkirakan akan mencapai 57-58 juta."Pariwisata ASEAN menemui berbagai kendala yang melibatkan permasalahan regional seperti ancaman teoris, bencana alam, kenaikan harga minyak mentah serta ancaman penyakit SARS dan flu burung. Meskipun demikian pariwisata ASEAN dapat berkembang dan bersaing dengan tujuan wisata lain," paparnya.Ong mengtakan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ASEAN, promosi pariwisata ASEAN harus dilakukan secara kawasan bukan hanya satu negara. Direktur Jendral Pengembangan Daerah Tujuan Wisata Depbudpar Sambudjo Parikesit menambahkan peningkatan pariwisata ASEAN dilakukan dengan cara meningkatkan infrastruktur serta kualitas produk pariwisata. "Melakukan penyesuaian terhadap permintaan pasar. Pertumbuhan maskapai penerbangan, LCC Carrier wilayah ASEAN dan perkembangan reknologi informasi, pola perjalanan dan dsitribusi wisatawan," ujar Sambudjo. (gds/ary)


Berita Terkait