PBB Minta TNI Bersiap ke Darfur
Kamis, 20 Sep 2007 17:43 WIB
Jakarta - Kembali Dewan Keamanan (DK) PBB meminta kesediaan RI untuk mengirim kontingen pasukan penjaga perdamaian. Jumlah yang dibutuhkan mencapai 1.000 personel untuk ditempatkan di Darfur, Sudan. "Hati-hati, jangan cepat berkesimpulan kita akan mengirim pasukan. Ini baru ancang-ancang," kata Menlu Hassan Wirajuda di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/9/2007). Menlu menjelaskan, permintaan PBB tersebut untuk memperkuat pasukan perdamaian Uni-Africa yang telah digelar di daerah konflik tersebut. Masalah yang ada, pasukan asal negara-negara Afika itu tidak punya cukup dukungan dana, logistik dan manajemen untuk menjalankan tugasnya. Demi mempercepat terbangunnya perdamaian di Darfur, DK PBB berencana menggelar operasi gabungan. Untuk kepentingan itulah Indonesia dan sejumlah negara lain dimintai kesiapannya untuk berpartisipasi. Namun di sisi lain, resolusi PBB terbaru mengenai konflik Darfur menyatakan pasukan asal Afrika yang lebih diprioritaskan. Adanya dukungan logistik dan dana PBB inilah yang mungkin membuat jumlah pasukan asal Afrika jadi lebih banyak, sedangkan dari luar Afrika tidak diperlukan. "Tapi kita siap saja. Pemerintah Sudan sendiri sangat mengharapkan pasukan Indonesia yang hadir," sambung dia.
(lh/asy)











































