Tukang Ojek Dibius di Penjaringan, Motor & Duit Raib
Kamis, 20 Sep 2007 15:41 WIB
Jakarta - Pundak Hasan Basri (33) ditepuk lalu ditawari minuman oleh penumpang yang diantarnya. Setelah minum air itu tiba-tiba tukang ojek ini pusing, menyerahkan motornya dan pingsan.Kejadian naas ini berawal saat Basri mengantarkan penumpang berciri tubuh tegap, kurus, rambut ikal, berpenampilan necis dari Muara Karang menuju kawasan Kompleks Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, pada 19 September pukul 24.00 WIB.Sepanjang perjalanan Basri dan sang penumpang akrab bercerita. Tidak ada curiga apa pun di benak warga Udan Sari RT03/RW03, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, ini."Ketika saya mau pergi, sama orangnya ditepuk. Dia bilang, minumnya diminum dulu, sudah dikasih nggak diminum rezekinya nanti hilang loh. Saya memang haus jadi saya minum saja," kata Basri kepada detikcom di RS Atma Jaya, Jalan Pluit Raya, Jakarta Utara, Kamis (20/9/2007).Namun setelah minum softdrink berwarna kuning itu, kepala Basri pusing tujuh keliling. "Baru 100 meter jalan saya berhenti. Saya ngasih motor dan nggak ingat lagi," ujarnya.Tidak hanya motor Honda Supra Fit yang raib, namun dompet berisi STNK dan uang Rp 150 ribu hilang.Untungnya, Basri ditemukan oleh satpam PIK, Dwi Maryanto (28), yang sedang jaga malam. "Saya lagi patroli keliling kompleks. Saya pikir ada orang mabuk atau dibuang. Saya lapor pos satpam dan dibawa ke RS....ternyata dibius," kata Dwi.Basri kemudian dilarikan ke RS Atma Jaya. Jarum infus masih menancap di tangannya. Tubuh Basri tampak lemas.Kanitreskrim Polsek Penjaringan Iptu Syafii Nafsikin mengatakan curanmor meningkat menjelang Lebaran."Nanti kita kembangkan karena biasanya terkait dengan sindikat ranmor," ujar Syafii.
(aan/nrl)











































