Puluhan Mahasiswa Ancam Sweeping Tempat Hiburan
Kamis, 20 Sep 2007 13:51 WIB
Jakarta - Meski berpuasa, puluhan mahasiswa rela berpanas-panasan di bawah teriknya matahari. Mereke menuntut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman menutup tempat hiburan malam yang masih beroperasi pada bulan Ramadan. Jika tidak, akan di-sweeping.Selain itu, mereka menuntut ketegasan Pemda DKI Jakarta, terutama Dinas Pariwisata mencabut izin tempat hiburan malam yang masih beroperasi pada bulan Ramadan.50 Mahasiswa dari berbagai elemen antara lain Hizbut Tahrir Indonesia, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Universitas Kristen Indonesia melakukan aksi demo di depan Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (20/9/2007)."Apabila malam ini tidak ditutup, maka malam minggu besok kami akan men-sweeping sendiri," kata koordinatror aksi Paul Anderson.Menurut Paul, sebelum mendatangi Polda Metro Jaya, mereka juga berdemo di Balaikota Jakarta. Dalam aksinya, mereka membawa spanduk kain hitam besar berukuran 2x6 meter, yang bertuliskan "Lawan Kemaksiatan".Paul menjelaskan, mulai hari ini pihaknya akan membuka posko relawan antimaksiat yang dipusatkan di mesjid-mesjid di Jakarta.Paul menjelaskan, meski bulan puasa sudah seminggu, tapi masih banyak tempat hiburan yang buka. Seperti di kawasan Glodok, Mangga Besar, Kota, serta beberapa di Jakarta Selatan. "Kami tidak main-main. Pokoknya tunggu malam besok," pungkas dia.Setelah aksi di Mapolda Metro Jaya, mereka bergerak ke Istana Merdeka dengan menggunakan iringan sepeda motor.
(mly/sss)











































