Busway Pondok Indah Tetap Dibangun karena Demand Tinggi
Kamis, 20 Sep 2007 11:34 WIB
Jakarta - Pembangunan busway koridor VIII tetap akan dilakukan meski warga Pondok Indah menolak dengan alasan amdal harus dilakukan terlebih dulu. Sebab penumpang di koridor ini diprediksi sangat tinggi."Koridor VIII kan menghubungkan Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Dan wilayah itu demand-nya, tinggi," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta Udar W Pristono saat dihubungi detikcom, Kamis (20/9/2007).Menurut Pristono, semakin cepat membangun busway di koridor itu, maka semakin banyak manfaat yang dapat diterima masyarakat. Seperti, untuk mengurangi kemacetan dan mengubah perilaku bertransportasi warga.Ditambahkan Pristono, pembangunan busway tidak mengubah jumlah lajur di Jl Metro Pondok Indah. Jumlah lajur tetap 2, namun berubah dari lajur gemuk ke kurus. Sebagian median jalan, trotoar dan pohon-pohon akan dikorbankan."Jadi harus terus dibangun, apalagi anggaran untuk koridor VIII sudah keluar sebesar Rp 57 miliar," tandasnya.Koridor VIII sepajang 26 kilometer melalui rute Lebakbulus - Jl Ciputat Raya - Jl TB Simatupang - Jl Pasar Jumat - Jl Metro Pondok Indah - Jl Iskandar Muda - Jl Teuku Nyak Arif - Jl Letjen Soepomo - Jl Panjang - Jl Daan Mogot - Jl S Parman - Jl Tomang Raya - Jl Kiai Caringin - Jl Balikpapan - Jalan Suryopranoto - Harmoni PP.
(nik/nrl)











































