Permadi: StAR Mustahil Bisa Kembalikan Aset Soeharto
Kamis, 20 Sep 2007 10:31 WIB
Jakarta - Niat baik Stolen Asset Recovery (StAR) Initiative untuk mengembalikan aset-aset negara hasil korupsi Soeharto cukup menggembirakan. Namun niat baik itu hanyalah sekedar niat, StAR atau pun negara lain dinilai tidak akan bisa membantu pengembalian aset hasil korupsi Soeharto."Soeharto sebagai koruptor terbesar berdasarkan survei lembaga asing mungkin benar. Tapi jangan harap negara lain bisa bantu," kata anggota DPR Komisi I dari FPDIP Permadi kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/9/2007).Menurut Permadi, tidak mampunya negara lain membantu pengembalian aset negara, dikarenakan Soeharto masih dibantu orang-orang terkuat, sehingga tidak akan mungkin bisa diutak-atik."Kalau semua pejabat tinggi negara saja yang mengurus itu nggak berani menjamah hartanya, kita bisa apa?" ujarnya.Permadi menambahkan, Soeharto masih memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pemerintahan."Oh ya, dia masih kuat. Tidak ada cara lain kecuali mati (Soeharto). StAR tidak mungkin bisa kalau orang di dalam negeri masih membantu. Orang di dalam negeri saja banyak mengatakan Soeharto bukan koruptor," cetusnya.
(ziz/sss)











































