Pasien Sekarat Pilih Pulang ke Rumah Demi Rokok

Pasien Sekarat Pilih Pulang ke Rumah Demi Rokok

- detikNews
Rabu, 19 Sep 2007 20:34 WIB
York - Di rumah sakit, para pasien tidak boleh merokok. Tidak tahan dengan aturan itu, pasien-pasien yang sekarat memilih pulang ke rumah demi sebatang rokok.Larangan merokok itu diberlakukan sejak Juli 2007 dan rumah sakit memberikan pilihan agar tidak merokok di kamar. Namun tak semua rumah sakit menyetujui kebijakan itu. Rumah sakit St Leonard di Jalan Tadcater, York, AS, menyarankan pasiennya untuk pulang ke rumah agar bisa merokok."Dokter kami tidak akan menganjurkan merokok. Tapi untuk seseorang yang pengobatannya gagal, saya tidak dapat melarang," kata Wakil Ketua Komite The York Medical Dr Brian McGregor seperti dikutip dari Ananova, Rabu (19/9/2007).Menurut McGreogor, pasien-pasien ini tentu tidak dapat menikmati makanan, minuman, dan rokok. Padahal itu semua merupakan salah satu kenikmatan yang akan mereka tinggalkan."Merokok tidak berpengaruh bagi kesehatan mereka dan saya tidak berpikir kita akan membuat mereka tidak bahagia dengan melarangnya," ujar dia.Namun juru bicara rumah sakit St Leonard's Hospice mengatakan, pelarangan itu telah dilakukan setelah ada konsultasi yang panjang dengan staf, pasien, pendatang, pengunjung, dan juga organisasi eksternal."Keputusan ini memang tidak gampang. Tapi kami anggap ini aturan yang tepat. Kami percaya, staf kami, pasien, dan pengunjung akan menghormati perubahan ini dan akan mendukung pengimplementasiannya," ujar juru bicara tersebut. (nvt/nal)


Berita Terkait