Kenali Mayat Tak Dikenal dengan Bantuan DVI

Kenali Mayat Tak Dikenal dengan Bantuan DVI

- detikNews
Rabu, 19 Sep 2007 15:48 WIB
Jakarta - Proses identifikasi mayat dapat berlangsung dengan lancar dan mudah bila fisik mayat masih utuh dan ditemukan kartu identitas di tubuhnya. Tetapi urusannya bisa berubah 180 derajat bila mayat yang ditemukan sudah tidak lagi utuh.Situasi ini kerap terjadi dalam situasi bencana, baik bencana alam maupun bencana buatan manusia seperti serangan bom. Pernahkah terbayang bagaimana mengidentifikasi ratusan ribu mayat korban tsunami Aceh yang sudah membusuk atau korban bom yang anggota tubuhnya sudah tercerai berai?Untuk mengakomodasi kesulitan tersebut maka dibentuklah disaster victim identification (DVI). Tim kerjasama antara Polri dengen Depkes itu dibentuk pada tahun 2004."Kita bisa mengidentifikasi korban bom Bali dan kecelakaan pesawat Garuda di Yogyakarta," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto.Hal tersebut dikemukakan dia dalam sambutan acara pembukaan Rakernas II DVI di Depkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2007).Tim DVI, menurut Sutanto, harus diketuai oleh perwira dari Polri. Keputusan ini diambil karena tanggung jawab proses identifikasi ada di tangan Polri."Tapi kita tetap butuh tenaga ahli di bidang biologi molekuler, DNA. Itu dokter," ujarnya.Tim DVI periode I tahun 2004-2007 akan habis masa tugasnya pada September 2007. Oleh karena itu dalam berbarengan dengan pembukaan Rakernas juga dilakukan pelantikan anggota tim DVI tingkat nasional dan provinsi periode 2007-2010.Sampai dengan saat ini sudah terbentuk DVI nasional, DVI regional dan DVI provinsi.Untuk tingkat regional terbagi menjadi 4, sedangkan untuk sementara DVI baru ada di 14 provinsi."Kita rencananya akan ada di setiap provinsi. Dan kita juga terus berusaha agar dapat langsung ter-connect dengan DVI Interpol internasional di Lyon, Prancis," kata Ketua Tim DVI Nasional periode 2004-2007 Brigjen Pol Edi Saparwoko. (gah/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads