Anda Mudah Lupa? Awas Alzheimer!

Anda Mudah Lupa? Awas Alzheimer!

- detikNews
Rabu, 19 Sep 2007 15:31 WIB
Jakarta - Waspadai kebiasaan mudah lupa alias pikun. Sebab pikun bukan semata penyakit tua, namun bisa jadi gejala awal penyakit kerusakan otak bernama demensia alzheimer."Alzheimer adalah salah satu bentuk kepikunan akibat degenerasi otak yang paling sering ditemukan dan paling ditakuti," kata Ketua Asosiasi Alzheimer Indonesia (AAzI), dr Samino SpS (K).Hal itu disampaikan dia dalam media edukasi bertajuk 'Hari Alzheimer Sedunia' di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2007).Presiden ke-40 AS Ronald Reagan adalah salah satu penderita alzheimer. Setelah didiagnosis menderita penyakit itu hingga kematiannya, Reagan tidak bisa mengenali istrinya sendiri, Nancy.Penderita alzheimer, kata Samino, akan kehilangan ingatan secara bertahap, mengalami disorientasi dan perubahan kepribadian. Dari waktu ke waktu, si penderita mengalami demensia alias menjadi pikun dan semakin pikun."Di Amerika dan Eropa, Alzheimer adalah penyebab kematian keempat setelah kanker, jantung, dan stroke," ujar Samino.Faktor PemicuAda berbagai faktor yang menjadi penyebab munculnya penyakit ini. Antara lain, kematian sel otak, kelainan genetik, dan kondisi luar yang bisa mempengaruhi sel syaraf."Misalnya, jika banyak konsumsi makanan atau minuman yang mengandung logam berat," imbuhnya.Umumnya, penderita alzheimer berusia di atas 60 tahun. Namun ada juga penderita yang berusia di bawah 60 tahun. "Kita mesti curiga alzhaimer jika usia di bawah 60 tahun sudah mengalami demensia," urainya.Penyakit ini, kata Samino, berisiko diturunkan secara genetis. Jika orangtua memiliki riwayat alzheimer, risiko menurun pada anaknya cukup besar.Itu sebabnya, Anda harus mewaspadai 10 peringatan adanya demensia alzheimer berikut ini:1. Gangguan memori yang mempengaruhi keterampilan pekerjaan2. Kesulitan melakukan tugas yang biasa dilakukan3. Kesulitan berbicara dan berbahasa4. Gangguan pengenalan waktu dan tempat5. Kesulitan mengambil keputusan yang tepat6. Kesulitan berpikir abstrak7. Salah meletakkan barang8. Perubahan mood dan tingkah laku9. Perubahan kepribadian10. Kehilangan inisiatif (fiq/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads