Apa Boleh Buat, Busway Pondok Indah Harus Ada yang Dikorbankan
Rabu, 19 Sep 2007 13:05 WIB
Jakarta - Pembangunan busway koridor VIII yang bakal melalui perumahan Pondok Indah akan berdampak pada 520 pohon palem di kawasan elit tersebut. Harus ada yang dikorbankan jika rencana pembangunan itu hendak terwujud."Saya kira kita harus utamakan kepentingan publik dan orang-orang yang menggunakan jasa angkutan umum untuk kegiatan perekonomian mereka. Jadi apa boleh buat, harus ada yang dikorbankan," kata anggota DPD RI dari DKI Jakarta Marwan Batubara.Hal itu dikatakannya kepada detikcom di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2007).Marwan mengatakan, dalam setiap pembangunan tentu menimbulkan pro-kontra. Namun, pro-kontra itu jangan jadi penghambat pembangunan proyek busway. Marwan mengaku setuju terhadap proyek itu jika betul-betul untuk kepentingan yang lebih luas."Saya setuju kalau betul-betul. Tinggal lihat keberpihakan proyek itu kepada siapa," cetus senator ini.Menurut Marwan, warga PI seharusnya bisa memahami proyek pembangunan yang diperuntukkan untuk warga menengah ke bawah tersebut. "Warga miskin saja mereka sering digusur, nggak apa-apa. Ini baru sedikit saja sudah reaksi," kata Marwan.Marwan juga mengatakan, Pemprov DKI sebaiknya benar-benar melibatkan pakar kebijakan publik, perkotaan dan lingkungan sebelum memutuskan pembangunan agar proyek tersebut tidak berdampak pada kerusakan lingkungan di kawasan PI."Jika alasan ilmiahnya dipaparkan kepada warga di sana, mungkin mereka akan memahami. Jadi variabel untung rugi betul-betul dipertimbangkan,"pungkasnya.
(rmd/nrl)











































