Tiket KA Arus Balik Untuk 16 Oktober di Semarang Habis
Selasa, 18 Sep 2007 16:56 WIB
Jakarta -
Para pemudik bertindak sangat antisipatif. Sebelum mudik, mereka sudah membeli tiket arus balik. Tiket KA untuk arus balik di Semarang pun habis. Tiket yang ludes itu berjumlah 500 buah untuk KA Eksekutif Kamandanu jurusan Semarang-Jakarta pada tanggal 16 Oktober. Tak ada tiket tambahan untuk kereta tersebut. Kepala Stasiun Tawang, Rahmad Suprapto mengatakan, PT KA sudah melayani pemesanan tiket untuk balik lagi ke Jakarta mulai H-30. Tiket untuk tanggal 16 Oktober itu sudah bisa dibeli pada tanggal 16 September. "Saya yakin pembeli tiket kereta itu (Kamandanu) adalah para pegawai yang pada tanggal 17 Oktober sudah harus bekerja. Untuk orang umum, biasanya molor seminggu atau dua minggu," jelas Rahmad di kantornya, Jalan Empu Tantular Semarang, Selasa (18/9/2007). Rahmad memeperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 21 Oktober. Untuk melayani pemudik, Daops IV Semarang menyiapkan KA Kamandanu, Senja Bisnis, Sindoro, Argo Muria, Fajar Bisnis, dan Ekonomi untuk tujuan Jakarta. Untuk jurusan Bandung disiapkan kereta regular yakni, Harina, dan KA Rajawali untuk jurusan Surabaya. Untuk mengatasi membludaknya pencari tiket dan meminimalisir gerak calo, PT KA menjual satu tiket berisi empat orang. Dengan cara itu, jika ada calo yang nekat, maka ia akan kesulitan menjual tiket itu karena ia tidak bisa menjual per tiket per satu orang. "Jika ada orang yang membeli tiket untuk tujuh orang, maka ia hanya akan mendapat dua tiket. Calo hanya bisa beraksi jika pembeli naik kereta berrombongan," jelasnya. Arus mudik diperkirakan akan mulai terjadi H-7 Lebaran. Jumlah pemudik yang melintasi Jateng tahun ini diperkirakan 4,2 juta orang atau naik 13 persen dari tahun sebelumnya.
(try/djo)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































