Mengalihkan Trauma Gempa Bengkulu dengan Bersekolah

Mengalihkan Trauma Gempa Bengkulu dengan Bersekolah

- detikNews
Selasa, 18 Sep 2007 14:15 WIB
Bengkulu - Warga Bengkulu masih takut gempa susulan. Banyak dari mereka yang tidak berani tinggal di dalam rumah. Mereka membangun tenda-tenda dari bambu dan terpal di samping dan di depan rumahnya.Menurut pantauan detikcom, Selasa (18/9/2007) setidaknya warga yang takut masuk ke rumahnya yakni warga di Kecamatan Pondok Kelapa, Kerkap, dan Lais. Tenda yang terbuat dari bambu dan dialasi tikar. Ukurannya pun bervariasi ada yang berukuran 1x1 dan 2x2.Selain untuk tempat tinggal, tenda juga digunakan untuk kegiatan belajar mengajar akibat rusaknya gedung-gedung sekolah. Seperti terlihat di SD 02 Lais dan SMP 01 Lais. Hinggga siang tadi kegitan belajar mengajar di dua sekolah itu masih berjalan.Kondisi sekolah pasca gempa 12 September lalu itu cukup parah. Di tembok antara pembatas kedua sekolah itu roboh dan sebagian besar dinding-dinding kelas mengalami retak lebar. Sebagian langit-langit kelas ambrol sehingga sebagian peralatan belajar-mengajar berserakan.Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi berharap kegiatan belajar mengajar harus terus berjalan."Mudah-mudahan dengan kegiatan belajar-mengajar trauma anak-anak terhadap gempa akan dapat teralihkan," ujarnya di Kantor Bupati Utara Jl Sudirman. (nik/nrl)


Berita Terkait