Penjualan Tiket KA Arus Balik Yogya Dibatasi

Penjualan Tiket KA Arus Balik Yogya Dibatasi

- detikNews
Selasa, 18 Sep 2007 13:15 WIB
Yogyakarta - Penjualan tiket kereta api (KA) berbagai jurusan untuk arus balik dari wilayah Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta dibatasi hanya 80 persen. Sisa tiket 20 persen akan dijual 3-4 hari menjelang keberangkatan.Hingga hari ini penjualan tiket secara online maupun pemesanan langsung di stasiun untuk tanggal 15-17 Oktober sudah habis. Semua tiket KA kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif untuk KA yang diberangkatkan dari Daop VI sudah 80 persen terjual."Penjualan tiket melalui loket pemesanan maksimum 80 persen. Hal ini dilakukan untuk semua kelas,"kata Kepala Humas PT KA Daop VI Mochtadi kepada wartawan di kantornya, Jl Lempuyangan Yogyakarta, Selasa (18/9/2007).Menurutnya, langkah ini diambil untuk mengurangi aksi borong oleh para calo serta mengantisipasi jika terjadi kerusakan gerbong pada saat menjelang keberangkatan. "Kami khawatir tiket sudah terjual 100 persen ternyata ada gerbong yang rusak sehingga ada penumpang yang tidak terangkut. Jadi sisa tiket kami jual beberapa hari sebelum KA berangkat," kata Mochtadi.Dia mengatakan sejak loket pemesanan dibuka pada tanggal 15 September lalu langsung terjual. Tiket arus balik tanggal 15 Oktober masih ada beberapa tiket yang belum terjual. Namun untuk tanggal 16 dan 17 Oktober sudah terjual maksimum 80 persen. "Kami perkirakan tiket tanggal 19, 20 dan 21 Oktober juga akan banyak diminati," katanya.Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya akan memaksimalkan rangkaian dari 8 gerbong menjadi 1 gerbong setiap rangkaian. Hanya saja untuk kereta tambahan masih menunggu perintah resmi dari kantor PT KA pusat. "Saat ini kita tetap mengacu pelaksanaan angkutan lebaran tahun 2006 lalu. KA tambahan hanya dilakukan untuk arus balik, yakni satu rangkaian KA Eksekutif jurusan Solo-Jakarta, dua rangkaian KA Bisnis jurusan Yogyakarta-Pasar Senen dan satu rangkaian KA Ekonomijurusan Yogyakarta-Jakarta," beber Mochtadi. (bgs/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads