PPP Tetapkan Capres & Cawapres Setelah April 2008
Selasa, 18 Sep 2007 12:39 WIB
Jakarta - PPP mengaku belum memikirkan koalisi dengan PDIP. Saat ini, titik beratnya konsolidasi internal untuk menghadapi Pemilu 2009. Begitu konsolidasi rampung, PPP akan menetapkan capres dan cawapresnya.Penetapan capres dan cawapres itu akan dilakukan setelah April 2008.Hal itu diungkapkan Ketum PPP Suryadharma Ali usai rapat peningkatan ekspor dan investasi di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (18/9/2007)."PPP masih konsentrasi, konsolidasi internal dan selesai tahun 2007. Tahun 2008 baru analisa kekuatan PPP ke depan, apakah jadi besar atau lebih kecil. Saya baru bisa baca kekuatan internal itu April 2008. Setelah itu proses menentukan calon," tutur Surya.Mengenai capres, dia tidak mempermasalahkan soal umur, apakah di atas 60 tahun atau di bawah 60 tahun. "Kalau kita tutup sini, buka di sana, itu berarti bukan demokrasi," cetusnya.Yang akan dilakukan PPP saat ini, imbuh dia, memperluas komunikasi dan konstituennya. "Saya tidak ingin PPP seperti katak dalam tempurung. PPP ingin berkomunikasi dengan siapa pun, bagaimana lelaki yang tidak berkopiah, pakai jins belel, beranting, rambutnya dicat, boleh nggak masuk PPP, ya itu boleh. Apakah wanita yang tidak pakai jilbab, rok mini, itu boleh nggak, ya boleh saja. Itu juga konstituen kita," beber Surya.
(umi/nrl)











































