Menkum Akui Pengamanan LP Nusakambangan Kurang Memadai
Senin, 17 Sep 2007 23:36 WIB
Jakarta -
Menkum HAM Andi Mattalata mengakui pengamanan LP Nusakambangan memang kurang memadai. Padahal LP tersebut sudah ditetapkan sebagai penjara dengan super maximum security (SMS)."Infrastruktur di LP tersebut memang kurang," kata Menkum HAM Andi Mattalata di sela-sela buka puasa bersama di Graha Pengayoman Depkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (17/9/2007).Untuk itu, mantan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR itu meminta para sipir bisa maksimal menjalankan tugasnya. Selain itu, Depkum juga telah meminta bantuan polisi untuk mengamankan LP yang juga dihuni para terpidana Bom Bali itu.Senada dengan Menkum, Dirjen Pemasyarakatan Depkum HAM Untung Sugiono juga mengakui lemahnya sistem keamanan LP Pasir Putih Nusakambangan itu. Untuk itu, Depkum telah mengerahkan satu peleton brimob juga untuk membantu pengamanan.Maka rencana Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memindahkan lagi napi kasus narkoba ke LP tersebut, Untung meminta ditunda dulu. Ditjen Pemasyarakatan berencana melakukan evaluasi dulu terhadap sistem keamanan LP legendaris itu.Sebelumnya, Ketua Pelaksana Harian BNN Made Mangku Pastika mengungkapkan lemahnya pengamanan LP Nusakambangan. Hal itu diungkapkan Pastika dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR, Senin pagi.Dalam dua kali kunjungan BNN ke Nusakambangan, ditemukan hanya terdapat belasan sipir untuk menjaga para napi yang umumnya kelas kakap. Padahal, BNN berencana mengirim lagi napi-napi kasus narkoba ke pulau di selatan Pulau Jawa itu.
(aba/bal)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































