Sewa Rusun Naik Hingga 80%, Warga Cengkareng Curhat ke DPRD DKI
Senin, 17 Sep 2007 13:59 WIB
Jakarta - Sewa rusun naik 30 sampai 80 persen membuat warga Cengkareng Timur, Jakarta Barat menjerit. Warga pun mengadu ke DPRD DKI Jakarta.Sekitar 4 perwakilan warga Rusun Cengkareng Timur, Jakarta Barat diterima Komisi A DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2007)."Kita mengadu karena sikap perumnas yang menaikkan tarif sewa rusun secara sepihak," kata Rustam (33).Menurut dia, kenaikan sewa berkisar 30-80%. Misalnya dari Rp 175 ribu naik menjadi Rp 300 ribu. "Ini sangat memberatkan kita. Kebanyakan warga kan kalangan menengah ke bawah," keluh dia.Dikatakan Rustam, warga telah mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Namun tidak diterima karena dinilai salah alamat. Gugatan itu seharusnya ke pengadilan perdata."Kita naik banding dan gugatan masih berjalan. Pihak Perumnas tidak menanggapi. Malahan mereka menyuruh kita ikuti proses hukum. Sampai kini kita sepakat mengikuti jalur hukum dan kita minta tarif lama diberlakukan sampai ada putusan pengadilan," beber Rustam.Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Achmad Suaidy akan menunggu keputusan pengadilan atas kasus ini."Karena ini masih dalam status quo," kata Achmad.Rusun Cengkareng Timur terdiri dari 4 blok, 32 tower dan 1.920 unit hunian.
(aan/sss)











































