Tragedi One-Two-Go
1 Warga Prancis Tewas, 8 Warga Israel Hilang
Senin, 17 Sep 2007 07:55 WIB
Bangkok - Sebagian besar korban kecelakaan pesawat yang dioperasikan maskapai One-Two-Go di Phuket, Thailand adalah warga asing. Seorang warga Prancis tewas dan 8 warga Israel dikabarkan hilang."Di lokasi, seorang warga negara Prancis meninggal dunia dan dua lainnya terluka," kata Menteri Luar Negeri Prancis, Bernard Kouchner dalam pernyatan belasungkawa pada keluarga korban.Sepert diberitakan AFP, Senin (17/9/2007), Kouchner menyatakan jajarannya telah berkomunikasi dengan pejabat Thailand terkait tragedi itu. Tujuannya untuk memastikan jika ada korban warga Prancis lainnya."Dan dalam kasus ini, kami akan membantu keluarga mereka," kata Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dalam pernyataan bela sungkawa yang disampaikan pada Raja Bhumibol Adulyadej.Sementara itu, radio militer Israel mengabarkan 8 warganya hilang dan 2 orang terluka setelah kecelakaan di Bandara Phuket. Namun laporan ini tidak dikonfirmasi oleh Menlu Israel. Saat ini, tim polisi Israel yang khusus bertugas mengidentifikasi mayat telah menuju Bangkok.Penumpang yang menggunakan layanan maskapai bertarif murah itu didominasi warga asing. Antara lain warga Prancis, Jerman, Austria, Irlandia, Inggris, Iran, Australia, Swedia, Belanda dan Israel."Sedikitnya ada 70 warga asing dalam pesawat itu," kata Deputi Menteri Transportasi, Sansern Wongcha-um.Data Menkes Thailand menyebut 87 orang tewas dalam kecelakaan itu. Pesawat bernomor penerbangan OG 269 itu terbakar dan terbelah dua saat tergelincir di landasan pacu di Phuket, pulau yang kerap menjadi tujuan para turis. Sedangkan 43 orang selamat. Kapten pilot pesawat jenis MD-82 itu adalah warga Indonesia bernama Arif Mulyadi. Purnawirawan TNI itu termasuk dalam korban meninggal kecelakaan yang terjadi Minggu 16 September 2007.
(fiq/ndr)











































