Polisi Bubarkan Massa Tawuran di Jaktim, Pastikan Tak Ada Korban

Polisi Bubarkan Massa Tawuran di Jaktim, Pastikan Tak Ada Korban

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 14 Jan 2026 12:44 WIB
Polisi Bubarkan Massa Tawuran di Jaktim, Pastikan Tak Ada Korban
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Video tawuran di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur (Jaktim), beredar di media sosial. Aksi saling balas serangan petasan terlihat dalam video tersebut.

Dalam video yang beredar, Rabu (14/1/2026), peristiwa disebut terjadi pada dini hari tadi. Suara teriakan juga terdengar dalam video tersebut.

Sementara itu, petugas kepolisian datang untuk membubarkan pelaku tawuran. Polisi menembakkan gas air mata hingga pelaku kocar-kacir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimintai konfirmasi, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal memastikan tidak ada korban dalam kejadian itu. Pihak kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian begitu menerima informasi adanya tawuran.

"Terkait kejadian tawuran di Jalan DI Panjaitan, saya pastikan tidak terdapat korban dalam peristiwa tersebut," kata dia.

ADVERTISEMENT

Setibanya di lokasi, polisi segera melakukan upaya pembubaran massa. Dia menjelaskan alasan pihaknya menembakkan gas air mata untuk membubarkan tawuran.

"Dalam proses tersebut, petugas menggunakan gas air mata sebagai langkah terakhir karena situasi sudah membahayakan, di mana para pelaku melakukan penyerangan menggunakan petasan yang diarahkan ke arah anggota," bebernya.

Tindakan tersebut, menurutnya, dilakukan secara terukur dan sesuai dengan prosedur, sehingga eskalasi kekerasan bisa dihentikan dan mencegah meluasnya gangguan keamanan.

"Serta memastikan keselamatan petugas dan masyarakat sekitar. Kami terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan unsur terkait guna menjaga situasi tetap kondusif," pungkasnya.

Lihat juga Video 'Pramono Soal Tawuran Manggarai: Kami Duga Ada yang Benturkan':

(rdh/knv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini