Pondok Indah Dijamin Tetap Teduh

520 Palem Jadi Tumbal Busway

Pondok Indah Dijamin Tetap Teduh

- detikNews
Minggu, 16 Sep 2007 17:00 WIB
Jakarta - Pembangunan busway koridor VIII jurusan Lebakbulus-Harmoni yang melalui Jalan Metro Pondok Indah akan tetap direalisasikan Pemrov DKI Jakarta meski warga di perumahan mewah itu tetap menolak rencanan pembangunan. Konsekuensinya, 520 pohon palem yang sudah berusia 30 tahun di sepanjang jalan tesebut akan dikorbankan. Meski demikian, Pemprov DKI akan menjamin kawasan elit itu akan tetap teduh."Ini bukan keputusan Dinas Pertamanan saja, tapi atas nama Pemprov DKI Jakarta, kalau sudah seperti itu keputusannya, kita akan terus laksanakan," kata Kadis Pertamanan DKI Jakarta Sarwo Handayani kepada detikcom, Minggu (16/9/2007). Yani mengatakan, akan mengupayakan seminimal mungkin dampak kerusakan lingkungan akibat pembangunan busway koridor VIII. Salah satu upayanya, lanjut dia, adalah dengan melakukan peremajaan pohon-pohon yang ditebang."Kalau ada yang bisa dipindah, ya kita pindah. Kalau ada yang terpaksa ditebang, ya kita ganti. Tapi mungkin tidak dengan pohon palem lagi. Mungkin dengan pohon bertajuk yang bisa mengurangi polusi,"ujar Yani. Mengenai peremajaan, Yani mencontohkan, sejumlah pohon yang digunakan sebagai pengganti seperti pohon tanjung dan trembesi. Pohon-pohon itu ditanam di lahan-lahan yang masih luas. Sedangkan untuk lahan yang agak sempit, tetap ditanam pohon palem baru."Prinsipnya kita akan tetap upayakan Pondok Indah tetap teduh," cetusnya.Sementara itu, Manajer Pengendali BLU TransJakarta, Rene Nunumete mengatakan, belum mengetahui kapan pembangunan koridor VIII akan dimulai. Seharusnya, pembangunan koridor tersebut sudah disejak awal September lalu."Pembangunan itu kewenangan Dishub dan Pemprov DKI. Setelah jadi jalurnya, baru kami yang kelola. Tapi kan masih ada penolakan dari warga. Jadi kami belum tahu," kata Rene.Warga Pondok Indah melakukan aksi demonstrasi menolak pembangunan busway koridor VII yang melalui perumahan mereka pada Sabtu 15 September kemarin. Penolakan dilakukan karena pembangunan tersebut dinilai dapat merusak linkungan. Penolakan itu hingga kini dilakukan dengan memasang puluhan spanduk putih di Jalan Metro Pondok Indah.Rencananya, pertemuan antara perwakilan warga Pondok Indah dengan Dishub, Dinas Pertamanan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Pemprov DKI Jakarta akan digelar di kantor Walikota Jakarta Selatan, Senin (17/9/2007). (rmd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads