Gerakan Menolak Busway dari Pondok Indah

Gerakan Menolak Busway dari Pondok Indah

- detikNews
Minggu, 16 Sep 2007 14:36 WIB
Gerakan Menolak Busway dari Pondok Indah
Jakarta - Busway yang mulai bisa diterima warga Jakarta mendapat resistensi hebat di kawasan elit Pondok Indah karena akan mengorbankan ratusan pohon. Warga setempat melawan pembangunan busway koridor VIII Lebakbulus-Harmoni dengan memasang aneka spanduk.Sekitar 20 spanduk putih berukuran 1x7 meter melingkari bundaran Pondok Indah, Minggu (17/9/2007). Dalam spanduk-spanduk itu tertulis kalimat-kalimat protes seperti 'Tebang=Perang','United by Green','Pohon ditebang banjir datang' , dan 'Let us save our trees'.Selain di bundaran, beberapa spanduk juga terlihat di Jalan Metro Pondok Indah. Spanduk-spanduk itu bertuliskan '520 pohon adalah nafas kami','Katakan tidak untuk tebang', 'Tebang=jablay', dan 'Our Tree, don't destroy it'.Tidak hanya itu, seluruh pohon sepanjang jalan itu pun di beri nomor urut hingga lebih dari 500 buah. Sekitar 50 pohon di antaranya bahkan diselimuti kain putih sebagai simbol penolakan untuk ditebang.Menurut tukang ojek yang mangkal di dekat bundaran Pondok Indah, Tris, pemasangan spanduk-spanduk itu dilakukan warga sejak Sabtu (15/9/2007) pukul 17.00 WIB. Pemasangan spanduk dilakukan oleh puluhan remaja yang tinggal di Pondok Indah. Meski tidak tinggal di kawasan Pondok Indah, Tris yang sudah tiga tahun mengojek di kawasan elit itu mengaku tidak setuju jika pembangunan jalur TransJakarta harus mengorbankan pohon-pohon yang sudah berumur lebih dari 30 tahun di kawasan itu."Kita sih memang susah nolak rencana pemerintah. Tapi mau gimana lagi, kalau harus ditebang. Ada pohon aja hawanya panas. Apalagi kalau nggak ada pohon. Wajar kalau warga nolak," ujar Tris. (rmd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads