Pemprov DIY Minta Stok Minyak Tanah Tidak Dikurangi

Pemprov DIY Minta Stok Minyak Tanah Tidak Dikurangi

- detikNews
Sabtu, 15 Sep 2007 20:16 WIB
Yogyakarta - Ujicoba konversi minyak tanah ke gas mulai dilakukan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada pertengahan September 2007. Meski begitu, Pemprov DIY meminta stok minyak tanah dari Pertamina tidak dikurangi.Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi DIY H Syahbenol Hasibuan, untuk tahap pertama, program akan dilaksanakan di 5 kabupaten/kota. Sasarannya, masyarakat dengan penghasilan rendah."Memang jumlahnya masih sedikit baru sekitar 240 unit kompor dan tabung gas beserta selang regulator yang dibagikan dari 80 ribu keluarga yang mendapat jatah," kata Syahbenol kepada detikcom Sabtu (15/9/2007).Meski program konversi sudah akan dijalankan, namun Syahbenol berharap Pertamina wilayah DIY dan Jawa Tengah masih mendistribusikan minyak tanah seperti biasa. Dengan begitu, kata dia, gejolak masyarakat seperti di daerah-daerah lain dapat diredam."Karena masih sedikit atau baru 240 tabung, sesuai pesan Gubernur DIY, kami meminta kepada Pertamina supaya tidak mengurangi stok minyak tanah di DIY, sehingga tak ada gejolak di masyarakat," kata Syahbenol.Dia mengatakan, Pemprov DIY telah melakukan koordinasi dengan dinas-dinas di 5 kabupaten/kota. Pemprov menargetkan program sosialisasi konversi minyak tanah ke gas dapat selesai sebelum akhir September 2007."Kalau 80 ribu tabung, memang belum siap baru tahun 2008 nanti. Tapi untuk sosialisasi sebanyak 240 tabung gas itu harus berjalan dulu sehingga keluarga miskin bisa merubah dari kebiasaan menggunakan minyak tanah ke gas elpiji," ujar Syahbenol. (bgs/ken)


Berita Terkait