Mengais Rejeki di Bulan Suci
Sabtu, 15 Sep 2007 18:11 WIB
Jakarta - Bulan Ramadan menjadi berkah bagi sebagian orang. Salah satu contohnya penjaja makanan dan minuman untuk berbuka puasa.Seperti yang terlihat di beberapa ruas jalan protokol Jakarta, sejumlah anak-anak dan ibu-ibu tampak sibuk menjajakan minuman dan snack untuk mengganjal perut saat bedug magrib bergema.Pemandangan seperti ini memang tidak hanya dapat disaksikan saat puasa. Hari-hari biasa, penjual minuman di jalanan juga sering terlihat. Namun di bulan Ramadan, jumlah penjaja terlihat makin banyak.Di sela-sela kemacetan, anak-anak menawarkan minuman kepada pengendara mobil pribadi maupun kendaraan umum. Mereka bahkan berjalan menyusuri jalur busway.Kalau sudah begini, keselamatan seakan menjadi nomor dua. Mereka tampak tidak memperhatikan lalu lintas di sekitarnya. Yang penting, minuman dan makanan mereka laku terjual."Maklum mbak, cari makan," kata seorang ibu penjual minuman isotonik bernama Rina di Jalan HR Rasuna Said, Sabtu (15/9/2007).Rina mengaku tidak sendirian menjual minuman. Ia juga mengajak anak laki-lakinya yang baru berumur 10 tahun untuk ikut berjualan."Kalau menjelang buka gini bisa dapat 30 ribu. Lumayan buat makan satu keluarga," kata Rina.Jika Raperda Ketertiban Umum DKI Jakarta telah disahkan, mungkin Rina dan kawan-kawan tidak dapat mengais keuntungan seperti sekarang. Pasalnya, dalam Raperda itu, ada larangan membeli dari pedagang asongan dan memberi uang kepada pengemis.
(ken/a2s)











































