Mensos:
Bantuan Gempa Kurang, SMS Saya!
Sabtu, 15 Sep 2007 13:27 WIB
Jakarta - Mensos Bachtiar Chamsyah memiliki arahan sederhana untuk Gubernur Bengkulu dan Sumbar untuk menangani korban gempa. Jika bantuan kurang, para gubernur tersebut disilakan menghubunginya melalui short message service (SMS). Khusus kepentingan tanggap darurat, sebenarnya seluruh gubernur di Tanah Air punya kewenangan mengeluarkan beras sampai dari gudang Dolog di wilayahnya. Nah, jika masih kurang, tinggal hubungi Mensos."Gubernur bisa langsung keluarkan 100 ton. Kalau masih kurang, tinggal SMS saya," ujar Mensos usai diskusi di Mario's Place, Menteng Huis, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (15/9/2007).Menurutnya, di setiap gudang Dolog, tersimpan cadangan beras untuk tanggap darurat keadaan bencana sebanyak 200 sampai 300 ton. Bantuan beras dari Pemerintah Pusat baru akan diturunkan bila cadangan sebanyak itu sudah tidak mencukupi lagi kebutuhan di lapangan."Sejauh ini untuk gempa Bengkulu-Sumbar, belum perlu (suplai beras dari pusat)," sambung Bachtiar.Lebih lanjut diungkapkannya, saat ini kebutuhan paling mendesak adalah tenda-tenda plastik. Warga di wilayah terkena gempa masih takut mendiami rumah masing-masing, sehubungan masih terjadinya gempa-gempa kecil susulan yang bisa jadi dapat merobohkan rumah mereka."Sehabis shalat Jum'at kemarin, saya kirim banyak gulungan tenda plastik," imbuh mantan Ketum PPP ini.
(lh/aba)











































