Usai Gempa, Baru 78% Listrik Bengkulu Menyala
Kamis, 13 Sep 2007 23:06 WIB
Bengkulu - Gempa yang menimpa pesisir Sumatera menyebabkan beberapa daerah mengalami pemadaman listrik. Dari 1.864 pelanggan, baru 1.459 yang sudah menyala listriknya. "Jadi ada 78 persen dari jumlah seluruh pelanggan yang listriknya sudah menyala," General Manager PT PLN S2JB (Sumatera bagian Selatan, Jambi, dan Bengkulu) Dodo Rahmat kepada detikcom, Kamis (13/9/2007).Warga di Kabupaten Muko-muko termasuk yang dalam waktu dekat terancam tidak dapat menikmati listrik.Listrik yang padam ini akibat gempa pada Rabu 12 September dengan kekuatan 7,9 SR. Gempa ini menyebabkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan kapasitas 2 megawatt rusak, instalasi pipa di dalam mesin rusak.Beberapa tim dari Palembang, Lahat, dan Jambi akan dikirimkan untuk memantau dan memperbaiki instalasi listrik yang ada di Bengkulu, khususnya Muko-muko."Seandainya mesin diesel mengalami rusak parah dibutuhkan waktu yang sangat panjang untuk memperbaiki PLTD," ujar Dodo. Menurut Dodo, cara untuk memperbaiki listrik salah satunya dengan mendatangkan mesin diesel dari daerah yang terdekat, yakni dari Kuala Tungkal atau Sungai Lumpur di Jambi. Tiang ListrikDodo menjelaskan, akibat gempa ada 20 tiang listrik yang roboh dan 50 yang miring di Bengkulu. Kabupaten Muko-muko dan Bengkulu Utara yang mengalami kerusakan yang tidak parah.Hingga kini, kantor Gubernur Bengkulu masih menggunakan diesel. Sebagian besar warga Muko-muko menggunakan penerangan menggunakan lampu teplok dan diesel.
(mly/gah)











































