Pemerintah Usul Lumpur Bekas Banjir Sumatera Dijadikan Bahan Tanggul

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Kamis, 08 Jan 2026 19:01 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Adhfar/detikcom)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap usulan pemerintah terkait sisa lumpur banjir di Sumatera. Pemerintah mengusulkan agar lumpur bekas banjir itu dijadikan bahan pembuatan tanggul.

"Kalau yang untuk lumpur, diskusi kami dengan Pak Menhan (Sjafrie Sjamsoeddin) beliau ingin agar ini digunakan sebagai tanggul. Tanggul karena kan ini banyak yang tanggul yang sudah apa, sungai kemudian sedimen ya otomatis dangkal. Kalau ada hujan dikit dia tumpah ke kanan kiri ke pemukiman warga. Nah ini dikerok dan kemudian dijadikan tanggul di kiri kanannya," kata Tito di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Tito juga mendapatkan informasi ada pihak yang hendak membeli lumpur tersebut. Namun Tito menyebut Menhan Sjafrie menyarankan lumpur dimanfaatkan untuk tanggul agar sungai di Sumatera semakin kuat dan mencegah air meluap ke permukiman warga.

"Katanya ada yang mau membeli lumpurnya, saya belum mendapat informasi yang pasti A1 belum. Tapi Pak Menhan berpendapat menyarankan supaya lumpurnya dipakai untuk jadikan tanggul untuk memperkuat jangan sampai nanti kalau ada banjir, air lagi kemudian tumpah ke kiri kanan gitu," jelasnya.

Sementara itu, gelondongan kayu yang terseret arus banjir nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan. Hingga saat ini banyak masyarakat yang sudah memanfaatkan kayu tersebut untuk membangun hunian.

"Artinya kayu-kayu itu sedapat mungkin digunakan kembali untuk kepentingan pembangunan ini, untuk rehabilitasi rekonstruksi ini ya. Dimaksimalkan seperti itu, cuma prosedurnya jangan sampai melanggar. Jangan sampai nanti dipotong-potong terus dijual kepada untuk komersial," imbuhnya.

Simak juga Video Prabowo: Ada Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Banjir di Aceh




(wnv/wnv)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork