Buka Bareng di Masjid Daerah Gempa Tidak Laku

Buka Bareng di Masjid Daerah Gempa Tidak Laku

- detikNews
Kamis, 13 Sep 2007 20:22 WIB
Jakarta - Sehari menjelang bulan Ramadan, warga Bengkulu dikejutkan dengan gempa yang cukup besar. Gempa berkekuatan 7,9 skala richter yang terjadi tepat pukul 18.10 WIB pada 12 September sempat melumpuhkan seluruh aktivitas kota tersebut. Warga pun banyak yang memilih untuk mengungsi ke daerah yang lebih tinggi, karena khawatir akan terjadinya tsunami. Setelah terjadinya gempa pertama, gempa susulan masih kerap terjadi. Banyak dari mereka yang tinggal ke tempat pengungsian. Puasa hari pertama pun mereka jalani dengan perasaan was-was. Karena gempa susulan masih kerap terjadi. Warga banyak yang tetap memilih untuk berada di luar rumah. Salah satu warga Bengkulu, Ana Yohana (27), mengatakan, suasana hari pertama berbuka puasa lebih sepi jika dibandingkan tahun 2006 lalu. Pedagang pun yang biasa berjualan makanan khas seperti kolak, es kelapa muda dan lain-lain tampak sepi. Hanya terlihat segelintir penjual. "Kebanyakan sepi, dulu banyak yang jualan. Sekarang masih ada tapi nggak sebanyak dulu," kata Ana, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (13/9/2007). Warga yang biasanya berbuka puasa di masjid pun tampak sepi. "Dulu masih pada buka di masjid mereka lebih memilih keluarga," tuturnya.Ana mengatakan, hingga pukul 20.00 WIB, sebagian besar warga masih berada tempat pengungsian. Sekitar 300-an warga masih berada di tempat pengungsian seperti di Air Sebakul dan Tahura. (ptr/gah)


Berita Terkait