Polresta-Pemkab Tangerang Panen Raya Jagung di Tigaraksa, Hasil Capai 2 Ton

Polresta-Pemkab Tangerang Panen Raya Jagung di Tigaraksa, Hasil Capai 2 Ton

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 08 Jan 2026 15:22 WIB
Polresta-Pemkab Tangerang Panen Raya Jagung di Tigaraksa, Hasil Capai 2 Ton
Panen raya di Tigaraksa, Tangerang (Foto: Dok. Polresta Serang)
Tangerang -

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menggelar panen raya jagung di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Hasil panen mencapai 2 ton.

Lahan tersebut merupakan area yang ditanami secara serentak oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Oktober 2025. Panen digelar pada Kamis (8/1/2026) di lahan seluas 1,5 hektare.

Selain Kapolresta dan Bupati, hadir juga pihak dari PT MSD Corpora Internasional sebagai pengelola lahan dan kelompok tani penggarap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur PT MSD Corpora Internasional, Made Swardika Dwipayana, mengatakan panen tersebut menjadi indikator bahwa budi daya jagung tetap dapat berjalan meski menghadapi keterbatasan kondisi tanah dan cuaca.

ADVERTISEMENT

"Target panen hari ini di luasan 1,5 hektare dengan hasil sekitar 2 hingga 3 ton," ujar Made.

Made menjelaskan lahan jagung di Bantar Panjang merupakan bekas area galian dengan kondisi tanah yang tidak produktif. Karakteristik tanahnya keras, bercampur batu, serta memiliki kandungan air yang kurang baik. Selain itu, lapisan tanah atas atau top soil telah hilang sehingga ketebalan tanah menjadi sangat tipis.

"Ini menjadi tantangan utama dalam proses penanaman," jelas Made.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan panen melibatkan masyarakat dan kelompok tani setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Ini menjadi kebersamaan kita semua untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang," ujar Maesyal.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada menegaskan penanaman jagung dilakukan secara bertahap agar panen dapat berlangsung berkelanjutan.

"Penanaman dilakukan bertahap sehingga panen tidak berlangsung secara bersamaan," ujar Indra Waspada.

Ia menambahkan panen kali ini bukan satu-satunya. Panen lanjutan direncanakan kembali dilakukan dalam waktu mendatang dengan estimasi hasil yang lebih besar.

"Dengan masih adanya jadwal panen lanjutan dalam waktu dekat, program ketahanan pangan jagung di Bantar Panjang terus berjalan dan menunjukkan perkembangan, meski dilaksanakan di lahan dengan tantangan teknis yang tinggi," katanya.




(aik/lir)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads