Usai Gempa, Napi LP Muaro Padang Hilir Mudik di Penjara
Kamis, 13 Sep 2007 14:35 WIB
Jakarta - Gempa bumi yang mengguncang Padang memaksa pejabat LP Muaro Padang mengambil kebijakan darurat. Untuk memudahkan evakuasi, pintu sel kamar narapidana tidak dikunci."Yang digembok hanya terali besi. Pintu kamarnya tidak dikunci," kata Kepala LP Muaro Padang Sudarno saat dihubungi detikcom, Kamis (13/9/2007), pukul 14.15 WIB.Sudarno mengatakan, narapidana tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Tetapi mereka bisa dengan bebas berjalan di areal dalam LP tanpa dibatasi waktu.Kondisi bangunan, menurut Sudarno, tidak mengalami kerusakan yang parah. Tembok yang mengelilingi penjara yang terletak hanya 20 meter dari Pantai Padang itu hanya retak-retak."Setengah jam yang lalu listrik juga sudah menyala. Semalam kita gunakan diesel," terang Sudarno.Bagaimana nanti malam? Sudarno mengungkapkan, sel-sel yang dihuni 684 napi tetap tidak ada yang digembok. "Ini untuk sementara saja. Antisipasi kalau terjadi apa-apa," ujarnya.Soal kebutuhan makan dan minum napi, Sudarno mengaku tidak ada masalah. Distribusi sembako ke penjara tetap berjalan dengan lancar.
(gah/umi)











































