Gempa Sumatera Zaman Baheula Tak Sedahsyat Sekarang
Kamis, 13 Sep 2007 13:22 WIB
Jakarta - Tinggal di Sumatera berarti akrab dengan gempa. Gempa sudah seperti sarapan sehari-hari. Hanya saja, gempa zaman dulu serasa tidak sedahsyat sekarang ini."Pada masa kecil, saya beberapa kali mengalami gempa. Tetapi, akhir-akhir ini cukup besar," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Ahmad Farial kepada detikcom, di Gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (13/09/2007).Farial berasal dari Bengkulu dan terpilih menjadi DPR dari daerah pemilihan (dapil) Jambi.Hal yang sama juga dialami oleh anggota DPR asal Sumatera Barat, Patrialis Akbar. Dia mengaku saat kecil sering mengalami goncangan gempa. "Bahkan keluarga saya semuanya panik. Tetapi paniknya tidak sebesar sekarang. Mungkin karena sekarang dipengaruhi tsunami Aceh," katanya.Sebagai anggota DPR asli Sumatera, keduanya mengaku sangat prihatin atas musibah gempa yang terjadi dua hari ini. Bahkan Patrialis berjanji akan ikut menanggung pembenahan sarana ibadah yang hancur. "Sedangkan untuk pemotongan gaji, baru dibicarakan informal," tambahnya.Kedua politisi ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut membantu korban gempa. Pihak DPR telah mengontak seluruh jajaran kementerian dalam bidang Kesra untuk langsung turun tangan ke lapangan. "Ini sebagai bukti kesatuan NKRI," ujar Farial.
(asp/nrl)











































