PMI Terjun ke Lokasi Paling Parah Akibat Gempa Bengkulu
Kamis, 13 Sep 2007 12:15 WIB
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) telah bergerak merespons terjadinya gempa Bengklu 7,9 SR dan gempa-gempa susulan di Pulau Sumatera. Bengkulu Utara, yang menjadi lokasi kerusakan paling parah, jadi perhatian penuh PMI. Di Bengkulu Utara, PMI Bengkulu telah memobilisasi 30 relawan untuk melakukan asesmen di wilayah tersebut. Selain itu, PMI juga mengoperasikan tiga unit ambulans dan memberikan peringatan dini (early warning) kepada masyarakat yang tinggal di pantai barat. Bantuan juga diberikan PMI Cabang Kota Bengkulu, yaitu mendirikan empat tenda pleton penampungan pasien RSUD M. Yunus, kota Bengkulu. Tenda yang terdiri dari 2 tenda pleton dan 2 tenda regu ini didirikan untuk mengantisipasi pasien yang dievakuasi ke lapangan terbuka agar terhindar dari reruntuhan bangunan. "Tenda ini kita didirikan di lapangan rumah sakit bekerja sama dengan pihak TNI, Polri dan Departemen Sosial setempat," kata Kepala Markas PMI Cabang Kota Bengkulu, Burhan Arifin dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (13/9/2007).Untuk mendukung bantuan darurat bagi korban gempa, PMI telah mengirimkan bantuan berupa 1.000 terpal (terpauline), 1.500 paket kebersihan diri (hygiene kit) dan 150 paket perlengkapan keluarga (family kit) yang diberangkatkan dari gudang regional PMI di Padang dan obat-obatan untuk 1.000 pasien yang telah dikirimkan dari gudang di Jakarta. "Rencananya bantuan akan diberikan kepada PMI Bengkulu dan akan disalurkan ke sejumlah daerah yang terkena dampak bencana sesuai hasil asesmen di lapangan," kata Kepala Divisi Penanganan Bencana Markas Pusat PMI, Arifin Muh. Hadi. Bantuan darurat ini juga untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang terdata di posko pengaduan masyarakat di PMI Cabang Kota Bengkulu. Sementara itu untuk mendukung asesmen di lokasi bencana, PMI telah mengirimkan tim asesmen yang terdiri dari staf Penanganan Bencana Markas Pusat PMI, Perwakilan Federasi Internasional (IFRC), dan Perwakilan Palang Merah Belanda (NLRC). Gempa Bengkulu ini telah mengakibatkan beberapa bangunan rusak, aliran listrik mati, kebakaran serta telekomunikasi terputus. Gempa juga terasa hingga bagian selatan pulau Sumatera, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Gempa bahkan juga dirasakan di Singapura dan Malaysia.
(asy/asy)











































