Takut Gempa, Warga Mandi Pintu Tak Dikunci
Kamis, 13 Sep 2007 11:44 WIB
Jakarta - Karena gempa susulan masih sering terjadi, banyak warga tak mau ambil risiko. Saat warga mandi, pintu kamar mandi tak dikunci, tidur pun dengan pintu terbuka agar bisa lekas kabur. "Ya kita siaga aja terus, mandi pintu tidak dikunci, tidur pintu dibuka," ujar Vanda Mustika, salah satu dokter yang bekerja di RSUD Dr M Yunus, Bengkulu, kepada detikcom, Kamis (13/9/2007). Menurut Vanda, saat ini arus kedatangan korban masih tak terlalu deras. Korban dari lokasi paling parah, Bengkulu Utara, banyak yang belum tiba karena kabarnya ada jalan yang terputus. Di pusat kota sendiri tak banyak jatuh korban karena pada saat kejadian warga masih dalam keadaan beraktivitas sehingga masih sempat menyelamatkan diri. Walaupun demikian, kehancuran bangunan tak terhindarkan. Banyak bangunan yang ambles atau roboh karena tak kuat menahan guncangan. Saat ini kondisi rumah sakit darurat di lapangan RSUD Dr M Yunus masih terlihat normal. Tidak tampak kepanikan atau aktivitas berlebihan pasca gempa. Korban yang masuk terakhir sekitar 50 orang rata-rata mengalami luka ringan dan sedang.
(fta/asy)











































