Banyak Gempa Susulan Akibat Energi Tidak Keluar Sekaligus
Kamis, 13 Sep 2007 11:06 WIB
Jakarta -
Hampir setiap 30 menit gempa susulan terjadi di Sumatera Barat. Perbedaan kekuatan batuan menyebabkan energi gempa tidak keluar sekaligus."Kemampuan batuan tidak sama. Yang lunak berguncang duluan, yang lebih kuat baru berguncang belakangan," ujar Kepala BMG Padang Panjang Soemarso saat dihubungi detikcom, Kamis (13/9/2007).Gempa susulan terbaru terjadi pada 10.35 WIB dengan kekuatan 6,3 Skala Richter (SR). Gempa berpusat di laut, 154 km barat daya Painan, dengan kedalaman 30 km."Pada gempa pertama kali, energinya belum lepas semua, jadi masih ada yang mempengaruhi sesar lain," lanjut Soemarso.Menurut Soemarso, gempa di Sumatera Barat kali ini adalah akibat gesekan lempeng Indo Australia dan Eurasia. Gesekan ini mempengaruhi sejumlah sesar dan patahan lempeng bumi."Sesar yang labil adalah sepanjang patahan Sumatera, Sesar Semangko, dan sebelah barat Pulau Sumatera," pungkasnya.
(fay/nrl)










































