Ade Gendong Anak Turun dari Lantai 13 di Singapura

Ade Gendong Anak Turun dari Lantai 13 di Singapura

- detikNews
Kamis, 13 Sep 2007 08:17 WIB
Jakarta - Orang-orang di Singapura memang merasakan gempa dahsyat yang terjadi Kamis (13/9/2007) pukul 06.49 WIB. Warga yang tinggal di apartemen-apartemen di seluruh kawasan Singapura panik. Ade Rakhmawati terpaksa menggendong anaknya untuk turun dari lantai 13 apartemennya. Ade tinggal di Bedok, Singapura di bagian timur. "Saat itu saya sedang duduk di sofa, dan sofa bergetar keras serta lampu gantung di ruang tamu bergoyang-goyang. Seketika itu juga saya angkut anak-anak untuk turun ke lantai bawah," kata Ade dalam e-mailnya kepada detikcom. Ade berharap warga Indonesia terlidung dari segala marabahaya. Geoge Tan yang tinggal di kawasan Jurong, Singapura juga merasakan gempa yang sama. "Sampai daerah Jurong, kena guncangan gempa beberapa detik," tulis George dalam emailnya. Anjar Prayudi yang saat gempa terjadi sedang berada di lantai 28 Suntec Building Tower 1, Suntec City, Singapura, juga merasakan getaran kuat. Gedung Suntec berderit saat gempa terjadi. "Setelah mengalami sendiri kejadian Gempa di Yogyakarta, alhamdulillah membuat diri saya lebih cepat mendeteksi gempa dengan melihat goyangan air yang terjadi di galon air. Dan ternyata saya pun menjadi orang pertama yang berlari keluar gedung, karena pekerja lain baru merasa gempa tersebut setelah bangunan gedung berderit," ujar dia.Menurut Anjar, gempa 7,7 SR ini sangat dirasakan oleh para pekerja yang berada di ketinggian lantai 15 ke atas. "Para pekerja Singapura yang sebagian sudah tiba pun berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri," jelas dia. (asy/asy)


Berita Terkait