KPK Diminta Telusuri Kontrak Karya Pertambangan Asing

KPK Diminta Telusuri Kontrak Karya Pertambangan Asing

- detikNews
Kamis, 13 Sep 2007 01:34 WIB
Jakarta - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Sumber Daya Alam (ALMAPSADA), berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK).Mereka meminta KPK menindaklanjuti pertanggungjawaban Menteri Sumber Daya Alam, Purnomo Yusgiantoro atas terjadinya kesepakatan kontrak karya Indonesia dengan perusahaan asing."Kami meminta KPK sebagai lembaga powerfull di negeri ini bisa melaksanakan tugasnya untuk memanggil menteri ESDM terkait Kontrak Karya yang terjadi di tanah air," ujar juru bicara ALMAPSADA, Zuber di depan Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Rabu (12/9/2007).Dalam aksinya, sejumlah mahasiswa itu membawa sesosok mayat yang sudah dibungkus kain kafan untuk diberikan pada pimpinan KPK dan mengusung tulisan yang isinya menolak perjanjian kontrak karya di Indonesia."Replika mayat yang kami bawa menggambarkan pejabat di negeri ini yang sudah mati rasa akan kesengsaraan rakyat. Dengan asyiknya, mereka menguras kekayaan negeri ini bersama perusahaan asing tanpa memikirkan hati rakyat," katanya."Seandainya tuntutan ini tidak dipenuhi kami akan menurunkan masa yang lebih besar lagi," tandasnya.Lebih lanjut, Zuber juga sempat menyinggung presentase yang didapatkan masyarakat dari hasil alam saat ini yang dinilianya sangat minim. Karena itu, lanjutnya lagi jika hal ini dibiarkan akan menimbulkan korban di masyarakat yang lebih besar lagi."KPK harus menindak lanjuti kasus ini. Sebab dalam proyek ini terindikasi adanya praktek KKN," pungkasnya. (bal/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads