Air Bocor, PAM Kucurkan Rp 163 M
Rabu, 12 Sep 2007 17:12 WIB
Jakarta - PT Thames PAM Jaya (TPJ) menargetkan dapat menurunkan tingkat kebocoran air 49 persen untuk akhir tahun 2007. TPJ juga telah menginvestasikan anggarannya sejumlah Rp 163 miliar untuk mengatasi masalah hilangnya layanan air PAM yang telah mencapai 51 persen pada pertengahan tahun 2007.Jumlah tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan investasi yang dikucurkan pada tahun 2005 dan 2006. Pada tahun 2005, TPJ menginvestasikan anggarannya sebesar Rp 55 miliar. Dan untuk tahun 2006, sejumlah Rp 47 miliar."Kami sudah menanamkan Rp 163 miliar untuk mengatasi kebocoran ini, target kami pada akhir 2007 bisa turun menjadi 49 persen," kata Presiden Direktur Recapitol Advisor PT TPJ Rosan Roeslani, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2007).Rosan membeberkan, pencurian air bukan hanya dilakukan oleh masyarakat, tapi juga oleh perusahaan-perusahaan besar."Contohnya PT Telkom, tapi langsung bayar Rp 1 miliar kemaren-kemaren ini. Beberapa perusahaan juga sudah menyelesaikan masalah ini dengan kami. Tapi tidak usah saya sebut. Kalau PT Telkom sudah clear, jadi nggak apa-apa," beber dia.Selain PT, lanjut dia, beberapa instansi kepolisian dan militer juga melakukan pencurian air. Namun permasalahan pencurian air telah diselesaikan. "Sudah kita bicarakan," ujarnya.
(ptr/sss)











































