Castro Tuding AS Konspirasi 9/11
Rabu, 12 Sep 2007 12:35 WIB
Havana - Kondisi sakit tak menghalangi Fidel Castro menyerang AS. Pemimpin Kuba ini membuat artikel yang menuding keterlibatan AS dalam konspirasi tragedi 9/11.Artikel itu ditulis Castro sebagai peringatan 6 tahun 9/11. Dia mengklaim Pentagon bukan dihajar dengan pesawat jatuh, melainkan dengan sebuah misil. Dia juga tidak percaya ada penumpang pesawat yang tewas di Pentagon."Kita tahu ada misinformasi yang disengaja," tulis pria 81 tahun ini seperti dilansir AFP, Rabu (12/9/2007).Artikel Castro yang cukup panjang itu berjudul 'The Empire and Lies'. Dia kerap menulis AS sebagai 'The Empire' alias kekaisaran."Yang paling dramatis adalah penegasan bahwa kebenaran tentang apa yang terjadi, mungkin tidak pernah diketahui," tulis Castro.Artikel Castro ini merupakan yang ke-44 kalinya dan dimuat di koran pemerintah."Cara pesawat menabrak WTC dan data dari kotak hitam pesawat tidak cocok dengan kriteria matematika, seismologis, serta pendapat spesialis penghancuran," tulis Castro.Dia juga mengungkit tawaran Kuba memberikan donor darah setelah tragedi 9/11. Namun balasannya justru ratusan rencana untuk membunuh dirinya.Castro tak pernah muncul lagi di hadapan publik sejak menjalani operasi usus pada Juli 2006. Kemunculannya hanya melalui foto-foto dan 8 rekaman video. Terakhir ditayangkan pada 5 Juni 2007.Setelah operasi, kepemimpinan Kuba diserahkan secara sementara kepada adiknya, Raul (76), komandan militer Kuba. Sedangkan kelanjutan berita kesehatan Castro senantiasa menjadi rahasia negara.
(sss/ana)











































