Pengangkatan Nurdin Halid Diputuskan Golkar Sejak Lama
Rabu, 12 Sep 2007 08:47 WIB
Jakarta - Kursi kosong yang ditinggalkan Andi Mattalata di Senayan akan digantikan Nurdin Halid. Hal itu sudah diputuskan oleh DPP Golkar sejak lama."Karena otomatis setelah Pak Andi menjadi menteri, maka yang menggantikan beliau di DPR adalah nomor urut berikutnya, yaitu Pak Nurdin," kata Ketua DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga kepada detikcom, Rabu (12/9/2007). Theo menuturkan, jika Nurdin satu daerah pemilihan dengan Andi yaitu dapil I Sulawesi Selatan pada saat pemilu 2004 lalu. Sesuai ketentuan prosedur Pergantian Antar Waktu (PAW), calon pengganti anggota legislatif yang di-PAW kemudian diusulkan kepada KPU dan pemerintah."Tapi saya belum tahu persis, apakah sudah diproses di KPU dan keppresnya sudah keluar atau belum," ujar ketua Komisi I DPR itu.Menurut Theo, keputusan pengangkatan Nurdin menjadi anggota legisltif sudah diputuskan oleh DPP Partai Golkar sejak lama. "Pembicaraan PAW Pak Andi ke Pak Nurdin sudah lama," ujar mantan Menteri Tenaga Kerja ini.Nurdin merupakan caleg nomor urut 6 dari dapil I Sulsel pada pemilu 2004 lalu. Pada dapil tersebut, caleg dari Partai Golkar pada nomor urut 1 hingga 5 lolos ke Senayan. Andi merupakan caleg nomor urut 1. Andi meninggalkan kursi DPR setelah diangkat menjadi Menkum dan HAM menggantikan Hamid Awaluddin pada reshuffle jilid II Kabinet Indonesia Bersatu.
(rmd/nrl)











































