Dua Buku di Saku SBY
Rabu, 12 Sep 2007 08:02 WIB
Jakarta - Mau tahu apa yang ada di saku baju Presiden SBY setiap hari? Ke mana pun pergi, SBY selalu menyimpan dua buku di sakunya. Yaitu buku UUD 45 hasil amandemen dan buku panduan climate change."Di saku saya selalu ada dua buku. Satu buku amandemen UUD 45 dan buku mengenai climate change yang dikeluarkan oleh Menneg Lingkungan Hidup," aku Presiden SBY saat berbincang-bincang di pesawat Garuda Airbus 330 dalam penerbangan dari Sydney ke Jakarta, Senin (10/9/2007) malam lalu. Presiden pun merogoh ke saku baju hem warna birunya. Eh .. ternyata dua buku itu ketinggalan. "Ada di saku baju saya yang lain. Tapi biasanya saya selalu membawa itu," ujar SBY meyakinkan. Saat itu, SBY ditanya detikcom bahwa isu climate change dan global warming masih menjadi isu di kalangan elit. Sangat sedikit masyarakat akar rumput yang membahas isu ini. Masyarakat bawah belum sepenuhnya sadar terhadap dampak global warming. Terhadap hal ini, SBY meminta media massa untuk lebih banyak memberitakan hal itu. Menurut dia, Menneg Lingkungan Hidup (Menneg LH) sudah membuat brosur-brosur dan buku-buku mini panduan yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengatasi global warming. "Buku ini yang selalu ada di saku saya. Buku-buku ini sudah didistribusikan kepada pemerintah-pemerintah daerah. Karena itu saya berharap pemerintah daerah juga bisa menyosialisasikan hal ini," kata SBY sambil menoleh kepada Menneg LH Rachmat Witoelar yang berada di sampingnya. Ciptakan Tiga Lagu Selain 'hobi' membawa dua buku khusus di sakunya, Presiden SBY ternyata juga hobi mengarang lagu. Selama ini, di sela-sela kunjungannya ke daerah dan luar negeri, SBY telah menciptakan tiga lagu. Lagu terakhir yang diciptakan SBY berjudul 'Bulan Purnamaku' yang diciptakan di Istana Tampak Siring, Bali. Sebelumnya, SBY telah menciptakan dua lagu saat berkunjung ke Papua dan Maluku. "Lagunya bagus. Saya waktu itu memang melihat lagu Bulan Purnamaku diciptakan SBY di halaman istana Tampak Siring. Saat itu, bulan memang tengah bersinar terang, meski tidak purnama sekali," aku salah seorang Wantimpres, Emil Salim, saat bercerita kepada detikcom. Dalam perjalanan dari Sydney menuju Jakarta, SBY juga sepertinya memetik gitarnya. Salah seorang ajudannya tampak membawa gitar yang tersimpan di dalam tas gitar warna hitam kepada SBY. Entah lagu apa lagi yang diciptakan SBY.
(asy/asy)











































