Gerakan Neo Nazi di Negeri Yahudi

Gerakan Neo Nazi di Negeri Yahudi

- detikNews
Rabu, 12 Sep 2007 01:53 WIB
Jerusalem - Nazi dikenang sebagai pelaku pembantaian bangsa Yahudi di Jerman. Nah, di negeri yang didirikan bangsa Yahudi, Israel, muncul gerakan Neo Nazi. Lebih aneh lagi digerakkan pemuda-pemuda Yahudi pula. Mengejutkan!Kelompok yang terdiri dari delapan orang pemuda itu ditangkap kepolisian Israel pada Kamis 6 September 2007 lalu. Para pemuda Yahudi pengikut Neo Nazi yang terinspirasi Adolf Hitler itu merupakan anak imigran dari bekas Uni Sovyet. Peristiwa tersebut sangat mengejutkan Israel dan warga Yahudi lainnya. Lebih mengejutkan lagi, salah seorang dari mereka adalah cucu dari korban yang selamat dari peristiwa holocaust, pembantaian Yahudi di Ukraina.Kedelapan pemuda itu dihadapkan pada 11 tuduhan, di antaranya aksi penyerangan rasis, menyebarkan selebaran yang menghasut, kepemilikan buku-buku rasis dan kepemilikan senjata tajam secara ilegal. "Pemerintah akan bertindak keras terhadap kelompok yang melakukan hasutan-hasutan rasial dan tindakan kekerasan lainnya yang berbau rasis," ujar Kejaksaan Agung Israel sebagaimana dilansir AFP, Selasa (11/9/2007).Kepolisian Israel meyakini kelompok pengikut garis keras revolusioner Hitler ini bergerak di wilayah Israel. Polisi setempat menduga para pengikut Neo Nazi tersebut melakukan tindakan kekerasan dan penyerangan terhadap warga asing dan penganut Yahudi, serta merekamnya dalam video yang disebar melalui jaringan internet.Dalam video yang diputar di media Israel itu, 8 pemuda itu terlihat menendang dan memukul orang-orang lemah, pengguna narkoba, dan penganut Yahudi. Polisi menemukan barang bukti berupa seragam militer ala Nazi, gambar-gambar Adolf Hitler, pisau, senjata api, dan bom TNT."Pemuda pengikut Neo-Nazi itu memiliki ideologi untuk 'menyerang penganut Yahudi, warga Asia dan warga asing lainnya' di Israel. Mereka juga diyakini memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok Neo Nazi lainnya di luar negeri," kata salah seorang petugas polisisetempat.Meski kontroversial, setelah peristiwa Holocaust pada 1948, Israel menjadi tempat perlindungan bangsa Yahudi dari kekejaman militer Nazi dibawah Adolf Hitler. Berdasarkan beberapa literatur, militer Nazi melakukan pembantaian terhadap sekitar 6 juta penganut Yahudi. (rmd/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads