Pers Internasional Kaget Time Kalah
Selasa, 11 Sep 2007 17:49 WIB
Jakarta - Kewajiban majalah Time membayar Rp 1 triliun karena kalah melawan Soeharto tidak hanya mengagetkan kalangan pers dalam negeri. Pers internasional tidak kalah terkejutnya."Teman-teman media (asing) menanti penjelasan tentang hal ini," tutur kuasa hukum Time, Todung Mulya Lubis.Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di kantornya, Mayapada Tower lantai 5, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2007).Todung mengatakan, media internasional menanti penjelasan dari dirinya. Dia mengaku berkesempatan menjelaskan soal itu di London, Inggris."Saya akan ke London hari Sabtu ini menghadiri International Law Media Conference," ujar Todung.Todung juga mempertanyakan ketua majelis hakim MA yang berasal dari kalangan militer. Padahal kasusnya tidak melibatkan militer."Menurut saya ada tanda tanya besar. Kenapa kasus ini dipegang ketua muda militer," ungkapnya terheran-heran. Dia tidak menyangkal bila ada kekuatan status quo yang berperan. "Mereka tidak mau melakukan perubahan," tudingnya.
(gah/nrl)











































