Puslabfor & Densus 88 Polda Metro Jaya Periksa TKP Ledakan
Senin, 10 Sep 2007 22:51 WIB
Jakarta - Puspiptek Serpong, Tangerang, Banten, sepertinya lebih sibuk dari biasanya. Sejak ledakan terjadi di laboratorium penumbuhan kristal, 'tamu-tamu' tak henti-hentinya berdatangan.Selain wartawan yang ramai menyambangi tempat tersebut, Puslabfor dan Densus 88 Polda Metro Jaya juga datang untuk memeriksa lokasi ledakan. Apakah olah TKP sudah dilakukan?"Belum ada olah TKP," ujar salah seorang petugas Polsek Cisauk di TKP, Senin (10/9/2007) malam.Anggota Puslabfor dan Densus 88 itu datang pukul 20.44 WIB, dan meninggalkan lokasi pada 22.18 WIB. 2 Unit mobil gegana Polda Metro Jaya juga tampak meninggalkan lokasi menjelang tengah malam. Selain itu, tampak juga sebuah mobil pemadam kebakaran internal Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).Para pekerja media yang datang meliput mendapat pemeriksaan ketat. Mereka diminta menunjukka KTP dan meninggalkan kartu identitasnya. Wartawan juga tidak diperkenankan mendekati lokasi ledakan. Mereka hanya diizinkan berdiri sekitar 100 meter dari lokasi."Silakan besok saja. Ini perintah pimpinan," kata salah satu petugas keamanan.Sekitar 20 petugas keamanan dalam bersiaga di dekat lokasi ledakan. Beberapa polisi juga tampak berpatroli.Informasi yang didapat wartawan, ledakan terjadi ketika sedang berlangsung riset penyulingan biji jarak menjadi biodisel. Proyek itu mendapat dana dari Kementerian Riset dan Teknologi.Akibat ledakan itu, ruangan laboratorium dikabarkan hancur, dan tembok belakangnya jebol.
(nvt/nvt)











































