AS Janjikan Akses 72 TKI di Irak
Senin, 10 Sep 2007 10:37 WIB
Jakarta - Pemerintah masih mengejar akses konsuler terhadap 72 TKI yang bekerja pada otoritas militer AS di Camp Victoria, Baghdad, Irak. AS menjanjikan kerja sama."Mereka menjanjikan kerja sama dengan Kedubes AS di Baghdad dan Deplu AS di Washington," ujar Jubir Deplu Kristiarto Legowo saat dihubungi detikcom, Senin (10/9/2007).Menurut Kristiarto, pemerintah juga tidak hanya mengandalkan AS. Kedubes Indonesia di Amman, Yordania, juga membuat kontak dengan Kedubes Irak di Amman."Makin cepat makin baik. Kita ingin memastikan situasi yang dihadapi mereka," lanjutnya.Kristiarto melanjutkan, ke 72 TKI ini bekerja di Victoria Camp sebagai teknisi dan juru masak dengan gaji sekitar US$ 3.000. Mereka bekerja sejak Januari 2006 untuk 17 bulan yang artinya habis pada Juni 2007."Atas dasar itu kita meminta akses konsuler untuk mengetahui situasi sesungguhnya," kata Kristiarto.Menurutnya, belum tentu TKI ini berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Oleh karena itu, kepentingan pemerintah adalah memastikan hak-hak mereka tidak terlanggar. Mengenai rencana kerja mereka selanjutnya, pemerintah akan mendengarkan permintaan mereka."Mereka maunya apa, pendapat mereka akan kita hormati. Kan belum tentu mereka tidak senang di sana," pungkasnya.
(fay/sss)











































