Polisi Malaysia Tembak Demonstran
Minggu, 09 Sep 2007 22:08 WIB
Kuala Lumpur - Unjuk rasa ratusan orang gabungan dari tiga partai oposisi di Malasysia yang menuntut agar digelar pemilihan umum yang bebas dan adil berakhir ricuh. Polisi terpaksa menembak demonstran dan menangkap 23 orang yang diduga provokator.Awalnya, aksi unjuk rasa berlangsung damai dengan menggelar mimbar bebas di Batu Buruk dan Jalan Sultan Mahmud Trengganu Sabtu malam, seperti dilansir AFP Minggu (9/9/2007).Namun ketika polisi berniat membubarkan massa dengan menggunakan water canon, demonstran yang berasal dari Partai Keadilan Rakyat melakukan perlawanan. Mereka melemparkan berbagai benda ke arah polisi.Kepala Kepolisian Trengganu, Ayub Yaakob mengatakan polisi terpaksamenembak saat para pengunjuk rasa mulai melempari polisi dengan batu. "Saat itu ada seorang polisi terluka di kepala, keadaan ini memaksanya untuk mencabut dan menembakan senjatanya sebagai upaya untuk membela diri," jelas Ayub. Kepolisian Malaysia menyebutkan 2 orang yang terluka akibat penembakan tersebut. Namun Hal itu dibantah Syed Azman Syed Ahmad dari partai Pan-Malaysia Islamic (PAS). Dia mengatakan bahwa hanya seorang pengunjuk rasa yang terluka dan kini sedang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit.Setelah bentrok terjadi, 23 orang yang diduga perusuh dibekuk. Sementara 3 anggota Polisi Diraja Malaysia mengalami luka-laka dan dirawat di rumah sakit. Syed Azman mengatakan kerusuhan pecah saat polisi menembakan gas air mata dan menggunakan water canon untuk membubarkan aksi damai tersebut. Ia mengatakan situasi berubah tegang saat polisi menolak untuk mengizinkan pengunjuk rasa untuk meneruskan aksi mereka."Kepolisian mengeluarkan perintah untuk menahan saya dan pengunjuk rasayang lain. Saat itu polisi menembakan gas air mata dan menggunakanwater canon untuk membubarkan massa," kata Syed Azman.
(rdf/bal)











































