Menuai Berkah di Musim Ziarah

Menuai Berkah di Musim Ziarah

- detikNews
Minggu, 09 Sep 2007 15:19 WIB
Jakarta - Kebiasaan ziarah menjelang bulan Ramadan menjadi berkah bagi Asri (23). Bunga tabur yang dijualnya di TPU Menteng Pulo laris manis dibanding hari-hari biasa."Lumayan, Mas, kalau hari-hari biasa cuma laku 2 bungkus bunga. kalau hari-hari begini lakunya sampai 20 bungkus," ujar Asri saat ditemui detikcom di TPU Menteng Pulo, Jl Casablanca, Jakarta Timur, Minggu (9/9/2007).Asri adalah salah satu dari puluhan penjual bunga tabur di pemakaman itu. Sembari menggendong dan meneteki anaknya berusia 1,5 tahun, Asri terus menjajakan bunga-bunganya.Sebungkus kelopak mawar merah dihargai Rp 2.500. Bunga melati dijualnya Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per plastik. Sedangkan air mawar dihargai Rp 5.000 per botol.Menurut Asri, suasana ramai di pemakaman itu akan mencapai puncaknya menjelang puasa. "Di sini mulai ramainya kemarin. Biasanya lebih ramai lagi pas sehari menjelang puasa," ujarnya.Ucapan Asri sangat beralasan. Sejak pagi, ratusan warga terus berdatangan untuk melakukan ziarah kubur. Pemakaman yang biasanya senyap menjadi riuh.Yazid (51) adalah salah seorang pemegang tradisi berziarah menjelang Ramadan. Warga Salemba ini datang bersama anak cucunya untuk berdoa di sisi pembaringan terakhir ayahnya."Selain membersihkan makam, kita mau mendoakan almarhum dan membacakan surat Al Fatihah," ujarnya. (fiq/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads