2 Hari Dirawat, Bayi Rifki Telan Biaya Rp 41 Juta
Sabtu, 08 Sep 2007 15:58 WIB
Jakarta - Rifki Iransyah, bayi berusia 21 bulan korban peluru nyasar masih tergolek di ruang ICU, RSPP. Biaya perawatan Rifki pascaoperasi kian membengkak. Orangtua Rifki bingung untuk menuntupnya."Perincian sementara saja untuk 2 hari ini Rp 41 juta, belum termasuk Hari Sabtu ini," kata ayahanda Rifki, Herman Firmansyah kepada detikcom, Sabtu (8/9/2007).Herman mengaku bingung membayar biaya perawatan putra sulungnya itu. "Buat makan sehari-hari saja susah. Ibarat gali lubang tutup lubang. Saya hanya bekerja sebagai supir pribadi. Sedangkan istri saya hanya ibu rumahtangga," ujarnya.Herman berharap, putranya lekas sembuh dan dapat segera dipindahkan dari ruang ICU. "Saya hanya ingin tahu siapa pemilik peluru itu," cetusnya lirih.Rifki terkena peluru nyasar pada Kamis, 6 September pukul 16.30 WIB. Saat itu, dia baru saja dimandikan ibunya. Ketika ditaruh di tempat tidur di rumahnya, Jalan Raja Dalam K, RT 12 RW 2, Kebayoran Lama, Jakarta, tiba-tiba sebutir peluru penembus kepalanya. Bagi pembaca yang ingin membagi rezeki pada keluarga Rifki, berikut ini nomor rekening ibunda Rifki:BRI - Cab. Pondok Indah0362-1000-8802509a.n. HOLILAH
(aan/nvt)











































