SBY Gagas Coral Reef Triangle dan Forestry Eight

Laporan dari Sydney

SBY Gagas Coral Reef Triangle dan Forestry Eight

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 21:29 WIB
Sydney - Presiden SBY akan bertemu Presiden AS George Bush di sela-sela menghadiri acara puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Forum (APEC), Sabtu (8/9/2007). Presiden SBY akan menyampaikan inisiatif pembentukan Coral Reef Triangle (Segitiga Terumbu Karang) dan Forestry Eight. Rencana ini disampaikan oleh Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal kepada wartawan di Hotel Four Seasons, kawasan The Rocks, Sydney, Australia, Jumat (7/9/2007) malam. Rencananya, SBY akan bertemu Bush di Hotel Intercontinental mulai pukul 09.30 WIB Sabtu besok. Menurut Dino, undangan Bush untuk bertemu ini merupakan kedua kalinya di sela-sela KTT APEC 2007. Sebelumnya SBY diundang Bush makan siang bersama dengan pimpinan negara Asia Tenggara, Kamis (6/9/2007) kemarin. "Tapi, Presiden tidak bisa hadir karena menerima Presiden Rusia Vladimir Putin. Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi kabarnya juga tidak bisa hadir, karena ada acara di parlemen Malaysia," tutur Dino. Lantas apa yang akan dibahas SBY dalam pertemuan Bush nanti? Menurut Dino, Presiden SBY akan menyinggung mengenai perubahan iklim (climate change). Salah satunya mengenai inisiatif pembentukan Coral Reef Triangle. "Presiden telah menulis surat kepada Bush inisiatif untuk bentuk Coral Reef Triangle atau Inisiatif Terumbu Karang Segitiga. Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Papua Nugini kaya dengan sumber alam maritim. Dan 60 % terumbu karang dunia ada di sini," tegas dia.Nah, saat ini, wilayah maritim yang sangat kaya ini terancam oleh global warming. "Masalah ini sudah dimasukkan untuk dibahas dalam deklarasi APEC," jelas Dino. Mengenai Coral Reef Triangle ini, menurut Dino, SBY juga sudah menulis surat kepada pemimpin kepala negara yang ikut bergabung, seperti Malaysia, Filipina, Papua Nugini, termasuk Salomon Island. Sejumlah negara menyambut baik. Selain itu, kata Dino, SBY juga akan menyampaikan insiatif pembentukan Forestry Eight. Forum ini terdiri dari delapan negara yang memiliki hutan hujan tropis. Antara lain, Indonesia, Malaysia, Kamerun, Brazil, Kosta Rika, Papua Nugini, dan Gabon. Forestry Eight nanti akan melakukan pertemuan di New York akhir bulan ini. (asy/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads