Hujan Sambut SBY di Sydney, Pengamanan Sungguh Ketat

Laporan dari Australia

Hujan Sambut SBY di Sydney, Pengamanan Sungguh Ketat

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 20:02 WIB
Hujan Sambut SBY di Sydney, Pengamanan Sungguh Ketat
Sydney - Hujan menyambut Presiden SBY dan rombongan saat tiba di Bandara Internasional Kingsford-Smith Sydney, Australia, pukul 20.00 Waktu Sydney (17.00 WIB) Jumat (7/9/2007). Sementara pengamanan di Sydney begitu ketat. Barang-barang rombongan Indonesia diperiksa sangat ketat. Pesawat Airbus GA 330 yang membawa Presiden SBY dan rombongan mendarat mulus di runway bandara yang basah terkena air hujan. Gara-gara hujan, penyambutan terhadap Presiden SBY pun dilakukan dengan perlindungan payung. Sementara rombongan lainnya memilih berhujan-hujan. Seperti dilaporkan wartawan detikcom Arifin Asydhad yang mengikuti kunjungan Presiden SBY, angin di Sydney berhembus cukup kencang. Suhu udara diperkirakan sekitar 14 derajat Celcius. Setelah disambut secara resmi di bandara, SBY dan rombongan menuju tempat penginapan di Four Seasons Hotel. Anak-anak Indonesia menyambut SBY dan rombongan dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Dalam kunjungan ini, sejumlah menteri ikut mendampingi Presiden SBY. Antara lain Menko Perekonomian Boediono, Menlu Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, Meneg LH Rachmat Witoelar, dan Meneg Pora Adhyaksa Dault. Pengamanan Sangat KetatPemantauan detikcom, suasa Sydney sungguh meriah menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 2007 ini. Sejumlah billboard bertuliskan APEC 2007 Australia dan ucapan selamat datang kepada para pemimpin negara anggota APEC menghiasi jalan-jalan di Sydney. Sementara itu, pengamanan di Sydney sungguh ketat. Ribuan polisi dikerahkan untuk pengamanan APEC. Di bandara misalnya, rombongan dari Indonesia harus mendapatkan pemeriksaan yang ketat dari polisi. Tas jinjing yang dibawa rombongan harus diendus oleh anjing pelacak. Sementara barang-barang bagasi dicek oleh petugas dengan superketat. Bila di dalam tas terdapat barang mencurigakan, aparat pun memaksa membuka tas atau koper tesebut. Salah satu koper milik salah seorang rombongan terpaksa tertahan di bandara. Kini, staf KBRI mencoba bernegosiasi dengan aparat agar koper tersebut lolos. Pengamanan di sejumlah ruas jalan juga sangat ketat. Bahkan, gedung-gedung yang ditempati para pimpinan APEC dipasangi pagar cukup tinggi. Termasuk juga di kawasan Four Seasons Hotel yang terletak di kawasan The Rocks. Hal yang sama juga terlihat di sekitar Sydney Opera House, tempat akan dilangsungkannya pertemuan puncak para pimpinan APEC. (asy/asy)


Berita Terkait