Komnas HAM Sesalkan Kekerasan Terhadap Warga Kolong Tol

Komnas HAM Sesalkan Kekerasan Terhadap Warga Kolong Tol

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 16:48 WIB
Jakarta - Komnas HAM menyesalkan tindakan Pemkot Jakarta Utara yang melanggar janjinya terhadap warga kolong tol. Pendekatan persuasif yang dijanjikan ternyata diabaikan."Kami mendapat laporan, tadi di daerah Sungai Bambu 50 KK digusur dengan cara kekerasan. Komnas HAM menyesali hal ini," kata Wakil Ketua Komnas HAM M Ridha Saleh.Ridha menyampaikan hal itu di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Jumat (7/9/2007).Padahal, imbuh Ridha, pada 6 September, Asisten Daerah I Bagian Tata Kota Walikota Jakut Lutfi berjanji akan menekankan pendekatan persuasif kepada warga yang bermukim di bawah jembatan tol. Pemkot Jakut dalam operasi simpatik juga berjanji tidak melakukan kekerasan fisik maupun non fisik.Namun malamnya, Walikota Jakut Effendi Anas, dalam dialog akan menertibkan kolong tol sebelum puasa. "Hal ini membuktikan pemkot melanggar kesepakatan dengan kami. Karena pemkot memberikan jaminan tidak akan melakukan penertiban," katanya.Komnas HAM tetap akan melakukan mediasi dengan memanggil kedua belah pihak seperti rencana semula, Selasa 11 September. "Kita juga akan mempertanyakan sikap Pemkot Jakut yang melakukan penertiban dengan kekerasan. Hukum kita masih perlu melihat dulu," katanya. (umi/nrl)


Berita Terkait