Anggota DPR Usul Sekjen Dipilih Secara Langsung
Jumat, 07 Sep 2007 15:56 WIB
Jakarta - Sebagian anggota DPR mengusulkan metode baru pemilihan Sekjen DPR. Sekjen yang baru diharapkan dapat menjaga citra DPR dan tidak membuat kebijakan tidak populis seperti redesain gedung."Ke depan akan memakai fit and proper test dan dipilih langsung anggota DPR agar memahami fungsi dewan," kata Wakil Sekretaris FPDIP Aria Bima dalam diskusi Apa Urgensi Renovasi di Press Room DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/9/2007).Menurut Bima, Sekjen harus diawasi karena sering kebijakan Sekjen menyulut protes masyarakat karena dinilai sebagai kebijakan DPR. Akibatnya DPR dicaci oleh masyarakat, seperti dalam soal pengadaan laptop dan renovasi gedung."Sekjen harus diawasi dan dievaluasi. Sering kali kita tidak tahu, tiba-tiba ada program dan akhirnya rakyat menghujat seolah-olah DPR yang memutuskan," imbuh Aria.Usulan agar Sekjen dipilih anggota dewan dalam paripurna, juga didukung anggota FPAN Alvin Lie. Menurut Alvin, sistem pemilihan baru yang transparan akan menjadikan kualitas Sekjen DPR lebih baik dan dapat memahami tugas DPR."Kita sebagai anggota bisa meminta pertanggungjawaban Sekjen, kalau dia dipilih langsung dalam paripurna. Kita pasti memilih yang dapat bekerja sama dan meningkatkan citra DPR," kata Alvin.Pada akhir 2007, Sekjen DPR Faisal Djamal akan memasuki masa pensiun. Agar Sekjen yang baru dapat bekerja lebih baik, sebagian anggota DPR mengusulkan model baru pemilihan Sekjen.Pembaruan ini untuk memperkuat komunikasi Sekjen dengan anggota DPR. Hal ini juga untuk menghindari kebijakan tidak populis seperti pengadaan laptop, renovasi pagar dan rencana renovasi gedung.
(fay/nrl)











































