Aria Bima Siap Galang Penolakan Redesain Gedung DPR
Jumat, 07 Sep 2007 15:33 WIB
Jakarta - Rencana redesain gedung DPR yang makan ongkos miliaran rupiah banyak ditentang legislator. Aria Bima bahkan siap menggalang kekuatan untuk menolak."Kalau proyek ini tetap mau dipaksakan kita mau menggalang bersama-sama untuk meminta pertanggungjawaban. Karena ini benar-benar bentuk pelecehan terhadap DPR," kata anggota DPR dari Fraksi PDIP ini dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk Apa Urgensi Renovasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/9/2007).Aria Bima mengatakan, karena rencana renovasi sudah menjadi wacana publik, pihak Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), Sekjen dan pimpinan DPR harus menjelaskan kepada publik agar masalah ini cepat tuntas."Saya curiga ini dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan di DPR. Seharusnya kita menjaga bersama-sama. Jangan seperti istilah Jawa "jangan berak di piring sendiri," ujar dia.Sementara itu, koordinator bidang pengawasan ICW Fahmi Badoh menyatakan, rencana renovasi berpotensi dianggap korupsi jika diteruskan. Menurut Fahmi, persetujuan dana tersebut tidak didasarkan asumsi dan landasan hukum yang kuat terkait kebutuhan dana untuk proyek tersebut."Ini proyek dadakan. Kalau tidak dibatalkan, ini bisa mengarah korupsi karena tidak ada landasan hukumnya dan dasar pijaknya," imbuh Fahmi.
(ptr/nrl)











































